Thursday, March 8, 2007

THE PROTOCOL OF ZION (brief content)

Jika sekarang Protokolat Zionis yang dikenal hanya berjumlah 24 butir, maka Protokolat Zion yang berasal dari Rotshchild sesungguhnya berisi 25 pasal. Inilah pasal-pasalnya:
1. Manusia itu lebih banyak cenderung pada kejahatan ketimbang kebaikan. Sebab itu, Konspirasi harus mewujudkan ‘hasrat alami’ manusia ini. Hal ini akan diterapkan pada sistem pemerintahan dan kekuasaan. Bukankah pada masa dahulu manusia tunduk kepada penguasa tanpa pernah mengeluarkan kritik atau pembangkangan? Undang-undang hanyalah alat untuk membatasi rakyat, bukan untuk penguasa.
2. Kebebasan politik sesungguhnya utopis. Walau begitu, Konspirasi harus mempropagandakan ini ke tengah rakyat. Jika hal itu sudah dimakan rakyat, maka rakyat akan mudah membuang segala hak dan fasilitas yang telah didapatinya dari penguasa guna memperjuangkan idealisme yang utopis itu. Saat itulah, konspirasi bisa merebut hak dan fasilitas mereka.
3. Kekuatan uang selalu bisa mengalahkan segalanya. Agama yang bisa menguasai rakyat pada masa dahulu, kini mulai digulung dengan kampanye kebebasan. Namun rakyat banyak tidak tahu harus melakukan apa dengan kebebasan itu. Inilah tugas konspirasi untuk mengisinya demi kekuasaan, dengan kekuatan uang.
4. Demi tujuan, segala cara boleh dilakukan. Siapa pun yang ingin berkuasa, dia mestilah meraihnya dengan licik, pemerasan, dan pembalikkan opini. Keluhuran budi, etika, moral, dan sebagainya adalah keburukan dalam dunia politik.
5. Kebenaran adalah kekuatan konspirasi. Dengan kekuatan, segala yang diinginkan akan terlaksana.
6. Bagi kita yang hendak menaklukkan dunia secara finansial, kita harus tetap menjaga kerahasiaan. Suatu saat, kekuatan konspirasi akan mencapai tingkat di mana tidak ada kekuatan lain yang berani untuk menghalangi atau menghancurkannya. Setiap kecerobohan dari dalam, akan merusak program besar yang telah ditulis berabad-abad oleh para pendeta Yahudi.
7. Simpati rakyat harus diambil agar mereka bisa dimanfaatkan untuk kepentingan konspirasi. Massa rakyat adalah buta dan mudah dipengaruhi. Penguasa tidak akan bisa menggiring rakyat kecuali ia berlaku sebagai diktator. Inilah satu-satunya jalan.
8. Beberapa sarana untuk mencapai tujuan adalah: Minuman keras, narkotika, perusakan moral, seks, suap, dan sebagainya. Hal ini sangat penting untuk menghancurkan norma-norma kesusilaan masyarakat. Untuk itu, Konspirasi harus merekrut dan mendidik tenaga-tenaga muda untuk dijadikan sarana pencapaian tujuan tersebut.
9. Konspirasi akan menyalakan api peperangan secara terselubung. Bermain di kedua belah pihak. Sehingga Konspirasi akan memperoleh manfaat besar tetapi tetap aman dan efisien. Rakyat akan dilanda kecemasan yang mempermudah bagi konspirasi untuk menguasainya.
10. Konspirasi sengaja memproduksi slogan agar menjadi ‘tuhan’ bagi rakyat. Dengan slogan itu, pemerintahan aristokrasi keturunan yang tengah berkuasa di Perancis akan diruntuhkan. Setelah itu, Konspirasi akan membangun sebuah pemerintahan yang sesuai dengan Konspirasi.
11. Perang yang dikobarkan konspirasi secara diam-diam harus menyeret negara tetangga agar mereka terjebak utang. Konspirasi akan memetik keuntungan dari kondisi ini.
12. Pemerintahan bentukan Konspirasi harus diisi dengan orang-orang yang tunduk pada keinginan konspirasi. Tidak bisa lain.
13. Dengan emas, konspirasi akan menguasai opini dunia. Satu orang Yahudi yang menjadi korban sama dengan seribu orang non-Yahudi (Gentiles/Ghoyim) sebagai balasannya.
14. Setelah konspirasi berhasil merebut kekuasaan, maka pemerintahan baru yang dibentuk harus membasmi rezim lama yang dianggap bertanggungjawab atas terjadinya semua kekacauan ini. Hal tersebut akan menjadikan rakyat begitu percaya kepada konspirasi bahwa pemerintahan yang baru adalah pelindung dan pahlawan dimata mereka.
15. Krisis ekonomi yang dibuat akan memberikan hak baru kepada konspirasi, yaitu hak pemilik modal dalam penentuan arah kekuasaan. Ini akan menjadi kekuasaan turunan.
16. Penyusupan ke dalam jantung Freemason Eropa agar bisa mengefektifkan dan mengefisienkannya. Pembentukan Bluemasonry akan bisa dijadikan alat bagi konspirasi untuk memuluskan tujuannya.
17. Konspirasi akan membakar semangat rakyat hingga ke tingkat histeria. Saat itu rakyat akan menghancurkan apa saja yang kita mau, termasuk hukum dan agama. Kita akan mudah menghapus nama Tuhan dan susila dari kehidupan.
18. Perang jalanan harus ditimbulkan untuk membuat massa panik. Konspirasi akan mengambil keuntungan dari situasi itu.
19. Konspirasi akan menciptakan diplomat-diplomatnya untuk berfungsi setelah perang usai. Mereka akan menjadi penasehat politik, ekonomi, dan keuangan bagi rezim baru dan juga di tingkat internasional. Dengan demikian, konspirasi bisa semakin menancapkan kukunya dari balik layar.
20. Monopoli kegiatan perekonomian raksasa dengan dukungan modal yang dimiliki konspirasi adalah syarat utama untuk menundukkan dunia, hingga tidak ada satu kekutan non-Yahudi pun yang bisa menandinginya. Dengan demikian, kita bisa bebas memainkan krisis suatu negeri.
21. Penguasaan kekayaan alam negeri-negeri non-Yahudi mutlak dilakukan.
22. Meletuskan perang dan memberinya—menjual—senjata yang paling mematikan akan mempercepat penguasaan suatu negeri, yang tinggal dihuni oleh fakir miskin.
23. Satu rezim terselubung akan muncul setelah konspirasi berhasil melaksanakan programnya.
24. Pemuda harus dikuasai dan menjadikan mereka sebagai budak-budak konspirasi dengan jalan penyebarluasan dekadensi moral dan paham yang menyesatkan.
25. Konspirasi akan menyalahgunakan undang-undang yang ada pada suatu negara hingga negara tersebut hancur karenanya.

Thursday, March 1, 2007

THE PROTOCOL OF ZION (the protocol of elders of zion)

Inilah metode penguasaan Negara dan Ekonomi Dunia agar semua kekuasaan pemerintahan dan ekonomi tunduk pada pengaturan Bani Israil.

1. Sudah termasuk kewajiban kita untuk memperkuat keyakinan dan mengembangkan kemaksiatan agar menjadi lebih banyak dari amal kebajikan di muka bumi ini, karena itulah jalan yang utama untuk menguasai dunia. Caranya yakni dengan meminjam tangan para penjahat untuk mengadakan makar dan kudeta, meletuskan pemberontakan dan peperangan, serta cara lain yang mempergunakan kekerasan dan kekuatan.
Adalah ”quah” Yahudi itu terletak pada kebebasan bersiasat (menghalalkan segala cara). Kuasai seseorang agar ia membantah atasannya, dengan mempergunakan emas, uang, dan sejenisnya, sehingga akan terkuasailah pihak atas dan pihak bawah. Bantulah rayat untuk meletuskan pemebrontakan dan lakukanlah penekanan pada kedua belah pihak yang tengah berbantahan dengan pelbagai siasat tipuan dan pemalsuan, sehingga cara itu mempermudah kita untuk menguasai dunia.
Contoh : Pengobarab Revolusi Perancis yang menarik perhatian dunia hanya dengan semboyan ”Kemerdekaan (Liberte), Persamaan (Egalite), dan Persaudaraan (Fraternite)”.

2. Kita harus dapat mempergunakan siasat ”Pencabut Tongkat Umat”, dari adat-istiadat dan kebiasaan yang lazim.
Semua manusia memerlukan makan, minum, pakaian, uang, dan emas. Karenanya sangat diperlukan keberadaan ahli0-ahli perbankan Yahudi untuk menghancurkan perekonomian suatu negara dengan cara mengacaukan bursa dan pembajakan pasar dari tangan goyim (non-yahudi). Dengan ara demikian, penmguasa pun akan bertekuk lutut dan meminta bantuan kita. Maka pergunakanlah kesempatan ini dengan suatu siast, seingga mereka mematuhi dan menyetujui program kita. Dan kita pun perlu menguasai surat kabar, penerangan dan periklanan.

3. Orang Yahudi harus tegas dalam menetapkan siasat, misalnya dalam peraturan kepartaian yang dapat mrnghancurkan sebua bangsa. Karenanya sudah lazim bahwa sebuah partai itu bersaing hancur-menghancurkan dengan jalan perdebatan metode dan pertengkaran, sementara itu terjadi penurunan harkat serta kekurangan dan kemiskinan yang kian merata.
Bila sudah demikian, terbukalah jalan bagi kita untuk menebarkan bibit revolusi dan kemurkaan rakyat. Pada saat itulah kita akan mudah menghantam penguasa dengan menghasut rakyat, dan jika kekuasaan jatuh di tangan rakyat, maka sudah lazim bahw amereka itu bukan ahlinya dan kita pun yakin bahwa mereka akan memerlukan bantuan kita. Dan kita harus dapat mengendalikan mereka dengan satu fatwa siasat : Hendaklah mereka diarahkan pada dua pilihan ”sosialisme” atau ”kapitalisme”. Karena pada saat itu mereka telah menjadi sahabat kita dalam Freemasonry, jumlah pihak kita bertambah. Mereka pun dapat kita jadikan pion penghantam lawan lainnya. Itulah program kita dalam usaha untuk memperkecil jumlah lawan, sehingga mempermudah cara penaklukannya.

Sunday, February 18, 2007

MU Library 3rd cont' (personal library)

1111.
SEJARAH ISLAM
Ahmad al Usairy
Akbar

1112.
KETAQWAAN KHALIFAH ALI BIN ABI THALIB
Abbas Mahmoud al Aqqad
Bulan Bintang

1113.
HISTORY OF THE ARAB
Phillip K. Hitti
Serambi

1114.
PERANG SALIB : SUDUT PANDANG ISLAM
Carole Hillenbrand
Serambi

1115.
ARMAGEDDON : PEPERANGAN AKHIR ZAMAN
Wisnu Sasongko
GIP

1116.
THIS IS THE TRUTH
Al Haramain

1117.
AL BIDAYAH WAN NIHAYAH : MASA KHULAFAURRASYIDIN
Ibnu Katsir
Darul Haq

1118.
FIKIH PRIORITAS
Yusuf al Qaradhawy
GIP

1119.
KEBUDAYAAN ISLAM DALAM PERSPSEKTIF
M. Natsir
Girimukti Pasaka

1120.
ISLAM ANDALUSIA
Ahmad Thomson & Muh. Ata’ur Rahim
Griya Media Pratama

1121.
TANTANGAN WANITA MODERN
Colette Dowling
Erlangga

1122.
MUSLIMAH ABAD 21
Siti Zulaikha, dkk.
GIP

1123.
MARKETING PLUS I
Hermawan Kartajaya
Sinar Harapan

1124.
MARKETING PLUS IV
Hermawan Kartajaya
Sinar Harapan

1125.
BAHAYA KEMUNDURAN UMAT ISLAM
As Sayyid Abul Hasan Ali al Hasani an Nadwi
Pustaka Setia

1126.
FIRQATUN NAJIYYAH, THAIFAH AL MANSHURAH & GHURABA
Salman al Audah
Pustaka al Kautsar

1127.
ANATOMI BUDAK KUFAR
Muhammad Yaqzhan
Al Ghirah Press

1128.
AMERIKA NOMOR 1
Andrew L. Saphiro
Pustaka Firdaus

1129.
ISLAM DAN ILMU PENGETAHUAN MODERN
Achmad Baiquni
Pustaka

1130.
AL ’UBUDIYAH
Ibnu Taimiyyah
Bina Ilmu

1131.
ORIENTALISME, POSMODERNISME DAN GLOBALISME
Bryan S. Turner
Riora Cipta

1132.
MANHAJ HARAKI I
Munir Muhammad al Ghadban
Robbani Press

1133.
THE BIBLE CODE 2
Michael Drosnin
Phoenix

1134.
KEAGUNGAN ABU BAKAR ASH SHIDDIQ
Abbas Mahmoud al Aqqad
Pustaka Mantiq

1135.
FILSAFAT ILMU
Jujun S. Sumantri
Sinar Harapan

1136.
NILAI WANITA
Moenawir Chalil
Ramadhan

1137.
THE RELIGIONS OF MAN
Huston Smith
New American Library

1138.
BAHAYA TAFSIQ, TAKFIR & TABDIR
Shalih Fauzan al Fauzan
Pustaka Imam Bukhari

1139.
SOCIAL CLASSES IMPERIALISM
Joseph Schumpeter
Meridian Books

1140.
THE ORIGIN OF SPECIES
Charles Darwin
The New American Library

1141.
ISLAM IN MODERN HISTORY
Wilfred Cantwell Smith
The New American Library

1142.
MARX & ENGELS : BASIC WRITINGS ON POLITICS & PHILOSOPHY
Auckdor Books

1143.
FORCE & FREEDOM
Jacob Burckhardt
Meridian Books

1144.
INTRODUCTION TO POLITICAL SCIENCE
Carlton Clymer Rodee, dkk.
McGraw Hill

1145.
A HISTORY OF WORLD SOCIETES (to 1715)
John P. Mc Kay, Bennett D. Hill & John Buckler
Hongton Mifflein

1146.
DISTORSI SEJARAH DAN AJARAN YESUS
Rauf Syalabi
Pustaka al Kautsar

1147.
LIBERATION MANAGEMENT
Tom Peters
Pan Books

1148.
BATTLE GROUND : FACT & FANTASY IN PALESTINE
Samuel Katz
Bantam Books

1149.
JALAN PARADOKS
Teraju

1150.
AQIDAH ISLAM DALAM TANYA JAWAB
Abdul Aziz Muhammad Salman
Pustaka Shadra

1151.
MANAJEMEN PENGETAHUAN
Carl Frappaolo
Prestasi Pustaka

1152.
10 KEKASIH ALLAH
Ibnu Qayyim al Jauziyyah
Pustaka Azzam

1153.
MAPPING HUMAN HISTORY
Steve Olson
Serambi

1154.
BEYOND LEFT AND RIGHT
Anthony Giddens
IRCISOD

1155.
PEMBAHARUAN DALAM ISLAM
Harun Nasution
Bulan Bintang

1156.
KRITIK ATAS EKONOMI KIRI BARU
Asar Lindbeck
LP3ES

1157.
ISME-ISME YANG MENGGUNCANG DUNIA
William Ebenstein
Narasi

1158.
GELOMBANG DEMOKRATISASI KETIGA
Samuel P. Huntington
Grafiti

1159.
A HISTORY OF THE WESTERN WORLD
L.J. Cheney
The New American Library

1160.
BEBERAPA STUDI TENTANG ISLAM
Sayyid Quthb
Media Da’wah

1161.
ALLAH
Sa’id Hawa
Pustaka Mantiq

1162.
TEAM BUSH
Donald F. Kettl
BIP

1163.
PEMERINTAHAN TUHAN
Arifin Muftie
Kiblat

1164.
STRATEGI DARI TIGA KERAJAAN
Lucky Publisher

1165.
MERAJUT TRADISI SYARI’AH DENGAN SUFISME
M. Abdul Haq Ansari
Srigunting

1166.
ASAL-USUL TOTALITERISME II
Hannah Arendt
YOI

1167.
ARSITEK PERADABAN
M. Anis Matta
Fithrah Rabbani

1168.
OPEN SOCIETY
George Soros
YOI

1169.
MENYINGKAP TABIR FASISME
Harun Yahya
Dzikra

1170.
KEESAAN TUHAN
O. Hasheem
Al Huda

1171.
ANCAMAN GLOBAL FREEMASONRY
Harun Yahya
Dzikra

1172.
AGAMA DAN BUDAYA AMERIKA
George M. Marseden
Sinar Harapan

1173.
SISTEM PENDIDIKAN ISLAM
Muhammad Quthb
Al Ma’arif

1174.
BAGAIMANA MENGENALI ANTI-CHRIST
Saleem Kirban
Dabara Publisher

1175.
PRICE OF HONOUR
Jan Goodwin
Warner Books

1176.
KEBEBASAN DAN MARTABAT MANUSIA
Raymond Aroyo
YOI

1177.
SUSUNAN MASYARAKAT ISLAM II
Reuben Levy
YOI

1178.
YAHUDI MENGGENGGAM DUNIA
William G. Carr
Pustaka al Kautsar

1179.
IDEOLOGY & ECONOMIC THEORY
Maurice Dobb
Cambridge University Press

1180.
KERAJAAN PETRODOLAR ARAB SAUDI
Robert Lacey
Pustaka Jaya

1181.
THE NEW ASIA
New American Library

1182.
SEVEN SISTERS
Anthony Sampson
Bantam

1183.
REINVENTING THE CORPORATION
John Naisbitt & Patricia Aburdence
Warner Books

1184.
THE SOONG DINASTY
Sterling Seagrave
Sidgwick & Jackson

1185.
HOLY BLOOD, HOLY GRAIL
Michael Baigent, Richard Leigh & Henry Lincoln
Ufuk Press

1186.
KING SOLOMON’S TEMPLE IN THE MASONIC TRADITION
Alex Horne
The Aquarian Press

1187.
WANITA DALAM SEJARAH ISLAM
Charis Waddy
Pustaka Jaya

1188.
THE WANING OF THE MIDDLE AGES
John Huizinga
Doubleday Anchor

1189.
YAMANI
Jeffrey Robinson
Fontana

1190.
KABAR ANGIN DARI LANGIT
Peter L. Berger
LP3ES

1191.
METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF
Lexy J. Moleong
Remadja Karya

1192.
IRON LADIES
Beatrix Campbell
Varago

1193.
THE TWILIGHT OF SOVEREIGNTY
Walter B. Wriston
Remadja ROSDA Karya

1194.
46 KIAT PRAKTIS MERAIH PAHALA
Khalid bin Abdurrahman
Al Jannah

1195.
ISLAM, DA’WAH & POLITIK
Pustaka Thariqul ‘Izzah

1196.
BANGKIT DARI KETERPURUKAN
Muhammad Quthb
Nuansa Press

1197.
ISLAM, ARAB DAN YAHUDI ZIONISME
Muhammad al Ghazaly
Ghalia Indonesia

1198.
AL ISLAM I
Sa’id Hawa
Al I’tishom

1199.
CAN ASIAN THINKS?
Kishore Mahbubani
Times Books International

1200.
KALA YESUS JADI TUHAN
Richard E. Rubenstein
Serambi

1201.
TRUST : THE SOCIAL VIRTUES AND THE CREATION OF PROSPERITY
Francis Fukuyama
Hamish Hamilton

1202.
THE TEMPLAR REVELATION
Lynn Picknett & Clive Prince
Serambi

1203.
DUNIA BARU ISLAM
Lothrop Stoddard

1204.
PERSPEKTIF PERADABAN
Muhammad Jabir Beg
Pustaka

Sunday, February 11, 2007

KESAH (poem)

Kawan....
Adakah kau dengar keluhku
Di kesunyian malam yang kelam itu
Seorang diri kuselimutkan kelambu
Tirainya tetap mendinginkan igaku

Kawan...
Adalah diriku yang terhempas
Laksana buih di laut lepas
Dengan bekal kapas seutas
Dan goresan pena di atas kertas

Kawan...
Ku tak tahu yang terjadi
Dengan umat kita yng terang ini
Karena dosakukah ini terjadi
Terhadap diriku yang hina ini
Yang mencari raja diri

Kawan...
Adakah pemimpin terpercaya
Tulisan pun kita harus waspada
Ke manakah kucacakkan kaki hina
Yang tak tahu arah tujuannya

Kawan...
Demi Jiwa yang aku yang ada di genggamanNya
Tunjukkan jalan rasul dan shahabatnya
Untuk perjalananku selanjutnya
Untuk perjalanan kita seterusnya
Memayungi diri dan umat kita
Dari panas hujan musuh yang tak teraba

-jakarta, 2000-

SUARA HATI PEWARIS NEGERI (poem)

Perjalanan ke pelosok negeri
Menyembur arti kehidupan kini
Tiada hela yang tersisa
Bagi tungku panas membara
Juga makar yang semakin gila

Derap kaki berkuda
Seruling-seruling buaian neraka
Dentingan logam berkilat
Rintihan suci anak manusia
Nodai negeri nan terhampar sia

Penghuni yang hanya mendosa
Berlaku apa yang disuka
Tak lagi hiraukan apa yang di mula
Semburat bayu lembah terbara
Hitam kelam tersembur di kaki angkasa

Benang putih nusantara kini memerah
Tetesan darah di muka pertiwi yang peluh
Membanjiri setiap lorong peradaban
Di dalamnya ada penanam kenikmatan
Susuri titian menyongsong fajar kebangkitan

-jakarta, 2000-

PERJALANAN (poem)

Dalam kepekatan aku berjalan menyusuri titian
Dengan bekal lilin sebagai dian di tangan
Kedinginan di muka tubuh semakin kurasakan
Juga di kaki pedih yang tak beralaskan
Kerikil onak duri yang tajam
Melukai telapak kaki yang halus dan lembut nian
Kutahankan...
Sebuah batu tak terlihat kusandungkan
Jatuh perosok di bumi terhamparkan
Tapi dian tetap di tangan kanan
Luka di tubuh kutahankan
Bangkit kemudian diteruskan jalan
Dengan meringis kesakitan kulajukan
Tak peduli apa pun di depan sana tantangan
Dengan tertatih kuberjalan
Tapi gerimis tak dipanggil pun datang bersahutan
Titik air laksana ribuan jarum di kulit permukaan
Pediiiihhh...
Kulindungi dian
Sambil terus berjalan

-jakarta, 2000-

PERANG PERADABAN (poem)

Di waktu senggang, engkau datang
Di waktu lengang, engkau menentang
Dengan gemerincing logam
Kau sertakan kesumat dendam

Alangkah manis tutur katamu
Membentur kami yang termangu
Tiada seluruh laksana itu
Ada kami yang menunggu

Pengekormu adalah kematian
Bagi kami yang ditinggalkan
Oleh pedang sang penentang
Demi kejahilan yang meradang

Kau sibak cerita dulu
Kau susupkan rancu
Dengan lidah madumu
Di balik topeng kebiadabanmu

Kami tak butuh air matamu
Kami susuri lembar sirahmu
Tiada lain dari yang dulu
Peluh serigala tanduk berbulu

Tak usah mengingkari perang
Karena pedang telah menghadang
Di jiwamu ada dendam
Di jiwaku ada rindu terpendam
Perang!!!

-jakarta, 2000-